
Banda Aceh, 29 Desember 2025 – Tim Relawan Rumah Amal Masjid Jamik USK berkolaborasi dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) serta Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Aceh menyuguhkan pelayanan kesehatan gratis bagi warga Desa Meriah Jaya, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan ini digelar pada Minggu (28/12/2025) di tengah kondisi masyarakat yang masih berjuang bertahan pasca-bencana longsor dan banjir bandang.
Menurut Syahril, Ketua Dusun 5 Pantan Bayu, bencana yang melanda beberapa hari lalu tidak merenggut nyawa warga, tetapi meninggalkan kerusakan parah: 26 rumah rusak, 4 di antaranya rusak berat, serta satu rumah hilang tertimbun longsor. “Warga kini bertahan di pengungsian dengan kondisi darurat, rumah-rumah mereka lenyap ditelan lumpur dan air bah,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Pasca-bencana, kondisi warga Dusun 5 Pantan Bayu terlihat suram; mereka harus menghadapi realita pahit kehilangan tempat tinggal dan harta benda yang terkubur material longsor. Suasana duka dan ketidakpastian terpancar dari raut wajah para korban yang kini tinggal berdesakan di bangunan SD Negeri Uning Baro dan tenda-tenda pengungsian dengan fasilitas seadanya. Mereka bukan hanya kehilangan rumah secara fisik, tetapi juga rasa aman dan rutinitas hidup yang tiba-tiba porak-poranda, sambil harus terus waspada terhadap ancaman cuaca dan longsoran susulan di tengah lingkungan yang masih rapuh.
Kedatangan tim relawan disambut antusiasme luar biasa dari masyarakat, terutama anak-anak balita yang bersorak riang meski wajah mereka masih pucat oleh trauma. Di bawah guyuran hujan ringan, relawan harus berjalan kaki sejauh 1 kilometer melintasi medan berlumpur dan licin, melewati jembatan darurat yang putus sehingga kendaraan roda empat tak bisa menjangkau. Sejumlah logistik dan obat-obatan bahkan diangkut bergotong-royong oleh warga setempat, mencerminkan semangat gotong royong di tengah nestapa.
Pelayanan kesehatan yang diberikan mencakup triase awal, pemeriksaan tekanan darah, penanganan keluhan penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), konsultasi kesehatan umum, serta trauma healing untuk warga dan anak-anak terdampak. Tim juga menyampaikan edukasi krusial pascabencana, seperti penggunaan obat yang aman dan tepat, cara penyimpanan obat di lingkungan lembap, pencegahan penyakit pascakebencanaan, serta pentingnya kelanjutan pengobatan rutin bagi penderita penyakit kronis.
Rumah Amal Masjid Jamik USK menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh donatur di seluruh Indonesia dan masyarakat yang telah memberikan donasi untuk membantu korban banjir Aceh. “Kontribusi ini sangat berarti bagi kami dalam menjangkau daerah terpencil seperti ini,” tutur salah satu relawan.Kegiatan ini menjadi bukti komitmen profesi apoteker dalam tanggap bencana, sekaligus mengajak lebih banyak pihak bergabung dalam upaya pemulihan Bener Meriah.
Comments are closed