
Banda Aceh, 31 Desember 2025 – Dapur Umum Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) resmi ditutup hari ini setelah beroperasi selama satu bulan penuh. Program ini berhasil menyalurkan sebanyak 12.780 porsi makanan kepada mahasiswa USK yang keluarganya terdampak bencana banjir di Aceh, sebagai wujud kepedulian sosial di tengah bencana yang melanda wilayah tersebut.
Dapur Umum ini digulirkan sejak awal Desember 2025 sebagai respons cepat Rumah Amal Masjid Jamik USK terhadap banjir bandang yang menenggelamkan ribuan rumah di berbagai kabupaten di Aceh. Mahasiswa USK dengan keluarga terdampak menjadi prioritas penerima manfaat, dengan penyaluran makanan bergizi dua kali sehari dan diterima setiap hari.
Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK, Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm.Apt, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan program ini. “Satu bulan berlalu, Dapur Umum ini bukan hanya soal makanan, tapi juga harapan dan solidaritas bagi saudara-saudara kita yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir. Sebanyak 12.780 porsi telah kami salurkan, dan penutupan hari ini menandai transisi ke program pemulihan jangka panjang. Kami bersyukur atas dukungan semua pihak yang membuat ini mungkin,” ujar Tedy Kurniawan Bakri dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih khusus kepada mitra pendukung utama, yaitu ISEI, Rumoh Pangan, Human Initiative, Pondok Makan Gratis, BSI, DWP USK, dan Persari Raharja Peduli. “Kolaborasi dengan mitra-mitra ini menjadi kunci sukses,” tambahnya.
Penutupan Dapur Umum ini tidak mengakhiri komitmen Rumah Amal Masjid Jamik USK. Ke depan, lembaga tersebut berencana terus melanjutkan bantuan berupa paket sembako, pendampingan psikososial serta rehabilitasi dan rekonstruksi bagi korban banjir. Selanjutnya, sebagai bagian dari upaya mendistribusikan bantuan ke wilayah dengan kebutuhan mendesak, donasi dan sumber daya dari dapur umum ini akan dialihkan untuk mendukung dapur umum masyarakat di Aceh Tamiang, salah satu kabupaten yang juga terdampak parah namun memiliki akses bantuan terbatas.
Comments are closed