Kolaborasi Kemanusiaan: Donasi 100 Unit Filter Air Dukung Pemulihan Air Bersih bagi Penyintas Bencana Aceh

Banda Aceh, 12 Februari 2026 – Universitas Syiah Kuala melalui Rumah Amal Masjid Jamik USK menerima donasi berupa 100 unit filter air merek Nazava. Bantuan kemanusiaan ini diserahkan oleh Lucia Karina sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Aceh.
Bencana yang melanda beberapa daerah dalam beberapa waktu terakhir telah menyebabkan kerusakan infrastruktur dasar, termasuk sarana penyediaan air bersih. Hingga saat ini, banyak warga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air yang aman dan layak konsumsi. Kondisi tersebut meningkatkan risiko munculnya berbagai penyakit berbasis lingkungan, seperti diare, penyakit kulit, dan infeksi saluran pencernaan, khususnya di wilayah permukiman yang terdampak cukup parah.
Penyaluran bantuan 100 unit filter air ini difokuskan kepada masyarakat di Desa Dalam, Kota Lintang, dan Desa Mananggini Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang terdampak banjir dan mengalami kesulitan akses air bersih pascabencana. Di lokasi tersebut, sejumlah sumur dan sumber air warga tercemar akibat genangan dan lumpur, sehingga membutuhkan solusi penyaringan air yang praktis dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Filter air Nazava yang disalurkan diharapkan dapat menjadi solusi cepat, efektif, dan berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan air bersih para penyintas. Dengan teknologi penyaringan yang dimiliki, masyarakat dapat memanfaatkan sumber air yang tersedia menjadi lebih aman untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari, baik untuk minum maupun kebutuhan rumah tangga lainnya. Kehadiran bantuan ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada distribusi air tangki atau air kemasan yang bersifat sementara.
Perwakilan Rumah Amal Masjid Jamik USK menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Lucia Karina atas kontribusi dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini bukan sekadar dukungan material, tetapi juga menjadi wujud nyata solidaritas kemanusiaan untuk saudara-saudara yang sedang menghadapi masa sulit.
Dalam proses penyaluran di Desa Dalam, tim relawan Rumah Amal Masjid Jamik USK turut memberikan edukasi singkat kepada masyarakat mengenai cara penggunaan, perawatan, dan penyimpanan filter air agar dapat dimanfaatkan secara optimal dan memiliki daya guna yang lebih lama. Pendampingan ini penting agar bantuan tidak hanya diterima, tetapi benar-benar memberikan dampak kesehatan yang signifikan bagi keluarga penerima manfaat.
Melalui kolaborasi dan kepedulian berbagai pihak, termasuk sivitas akademika Universitas Syiah Kuala dan para donatur, diharapkan proses pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan. Semangat gotong royong ini menjadi cerminan bahwa nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi kekuatan utama dalam membantu masyarakat bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih sehat, aman, dan bermartabat.
Comments (0)